Teknik Pengelasan Multi-pass untuk Material Tebal
Urutan Pengelasan Multi-pass
- Root pass
- Hot pass
- Fill pass
- Cap pass
Root Pass
Root pass adalah lapisan pertama yang menentukan kualitas sambungan:
- Gunakan diameter filler lebih kecil
- Pastikan penetrasi sempurna
- Periksa dengan dye penetrant testing jika perlu
Hot Pass
Lapisan kedua untuk membersihkan sisa slag dari root pass:
- Gunakan arus 10-15% lebih tinggi dari root pass
- Pertahankan heat input tinggi untuk fusion yang baik
- Pahat semua slag sebelum fill pass
Fill Pass
Fase utama untuk mengisi volume sambungan:
- Gunakan weaving motion untuk distribusi panas lebih baik
- Batasi tinggi bead untuk mengontrol heat input
- Pahat slag setelah setiap layer
Cap Pass
Lapisan terakhir untuk penampilan dan properti mekanik:
- Gunakan travel speed lebih cepat untuk bead yang smooth
- Pertahankan width bead konsisten
- Hindari undercut atau overlap
Interpass Temperature
Untuk mengontrol struktur mikro dan properties sambungan:
| Material | Maksimum IPT | Monitoring |
|---|---|---|
| Baja Karbon | 250°C | Thermometer inframerah |
| Stainless Steel | 150°C | Thermocouple |
| Aluminium | 70°C | Temperature crayon |
Weaving Technique
Untuk fill and cap pass, gunakan pola weaving yang tepat:
Zigzag
Untuk sambungan lebar dan dalam
Triangular
Untuk kontrol heat input tinggi
Crescent
Untuk bead yang rata dan smooth
Common Problems
Lack of Fusion
Penyebab: Heat input rendah, travel speed tinggi
Solusi: Tambah arus, perbaiki teknik weaving
Undercut
Penyebab: Arus terlalu tinggi, travel speed cepat
Solusi: Kurangi arus, perbaiki sudut elektroda
Peringatan: Jangan gunakan hammer untuk relaksasi stres pada material yang rentan retak seperti HSLA steel.
Rekomendasi Produk
Untuk pengelasan multi-pass yang optimal:
- Infrared thermometer
- Slag hammer
- Wire brush stainless steel
Artikel Terkait
