Teknik Pengelasan TIG untuk Stainless Steel
Persiapan Material
Stainless steel harus dibersihkan sempurna menggunakan acetone atau alkohol untuk menghilangkan minyak dan kontaminan...
Setting Mesin TIG
- Arus DCEN (Direct Current Electrode Negative)
- Gas pelindung Argon 100%
- Flow rate 7-12 L/min
- Tungsten elektroda 2% Thoriated (merah)
- Diameter tungsten 1.6-2.4mm tergantung ketebalan
Persiapan Tepi
Persiapan tepi sangat penting untuk hasil pengelasan stainless steel yang sempurna:
Bevel Grinding
Gunakan grinding wheel khusus stainless steel untuk menghindari kontaminasi. Sudut bevel umumnya 30-35°.
Cleaning
Gunakan solvent khusus stainless steel. Hindari kontaminasi dari alat baja karbon.
Filler Metal Selection
| AISI Grade | Filler Metal | Application |
|---|---|---|
| 304 | ER308L | General purpose |
| 316 | ER316L | Corrosion resistance |
| 430 | ER309L | Ferritic stainless |
Welding Parameter
| Ketebalan (mm) | Arus (A) | Diameter Kawat | Travel Speed |
|---|---|---|---|
| 1.0 | 65-80 | 1.6mm | 10-12 cm/min |
| 2.0 | 90-110 | 2.4mm | 8-10 cm/min |
| 3.0 | 115-135 | 3.2mm | 6-8 cm/min |
Back Purging
Untuk hasil optimal, gunakan back purging gas:
- Gunakan argon untuk back side protection
- Flow rate 5-10 L/min di bagian belakang
- Pastikan kamar back purging tertutup rapat
- Jaga back purging selama dan setelah pengelasan
Post-Weld Treatment
Perlakukan hasil pengelasan stainless steel dengan benar:
- Bersihkan slag dengan stainless steel wire brush
- Hilangkan discoloration dengan pickling paste
- Lakukan passivation jika diperlukan
- Inspeksi visual dan penetrant testing
Tip: Gunakan stainless steel wire brush yang dedicated hanya untuk stainless steel untuk menghindari kontaminasi.
Rekomendasi Produk
Untuk pengelasan stainless steel yang sempurna:
- Tungsten electrode 2% thoriated
- ER308L/ER316L filler wire
- Argon gas 99.998% purity
Artikel Terkait
